Festival Grebeg Suro Ponorogo 2017


Reyog merupakan salah satu seni budaya bangsa Indonesia yang terkenal mendunia pertunjukkan reyog ditampilkan tidak hanya di dalam negeri namun juga di luar negeri peran warga negara Indonesia yang sekolah maupun bekerja yang menampilkan seni reyog di negara tempat mereka tinggal
Tanggal 16 -21 September lalu Irfan berkesempatan mendokumentasikan festival grebeg suro Ponorogo.Festival dimulai tanggal 12 September dimulai festival reyog mini yang dimainkan siswa sekolah kelas SD dan SMP.selama 2 hari dilanjutkan festival reyog nasional dimulai 15 September.
setiap malamnya.pertunjukkan reyog dimulai pukul 19.30 dan berakhir pukul 22.00.tiap malam 5 group reyog tampil.jadi selama festival reyog Irfan menyaksikan penampilan 20 group reyog yang berbeda.
dalam pertunjukkan reyog kita akan bertemu beberapa tokoh dimulai dari bujang ganong biasanya dimainkan anak kecil.bujang ganong mengenakan pakaian berwarna  merah dan topeng mereka menghibur penonton dengan gerakan salto dan tariannya yang kocak dalam pertunjukkan jumlah bujang ganong bisa 2,3 atau lebih buajng ganong adalah senopati kepercayaan prabu kala sewandana
.dilanjutkan dengan jathil penari wanita berpakaian  putih dengan kuda lumping jathil menarikan tarian dengan tempo cepat dan bersemangat yang menggambarkan prajurit maju ke medan perang dengan kuda perangnya.
lalu ada warog penari pria yang dengan wajah dirias warna merah yang gagah memainkan jurus-jurus silat.
tokoh uatama dalam pertunjukkan warog yaitu prabu kala sewandana raja dari kerajaan Bantar Angin penari pria dengan topeng merah dan memegang cambuk.dalam pertunjukkan reyog saat Sang Raja dalam perjalanan mencari istrinya dewi sanggalangit beliau dihadang di tengah perjalanan oleh singa barong yang dimainkan penari pria yang membawa hiasan singa dengan dadak merak diatas kepala mereka yang beratnya mencapai puluhan kilo.meski sudah bertarung sangat lama Prabu kala sewandana belum dapat mengalahkan singa barong.akhirnya bujang ganong senopati kepercayaannya membawa pecut samandiaman dengan senjata pusaka inilah ahirnya  sang raja dapat mengalahkan singa barong dan bertemu kembali dengan istrinya dewi kilisuci sejak itulah kesenian reyog dipentaskan hingga saat ini.
kita harus bangga dengan festival grebeg suro ponorogo 2017 selain alun alun kota ponorogo setiap malamnya dipadati warga Ponorogo dan wisatawan dalam negeri dari kota lain.wisatawan luar negeri juga ikut datang.|
group yang tampil di festival grebeg suro juga berasal dari banyak kota selain Ponorogo ada dari perwakilan SMU di Yogyakarta,Universitas Brawijaya Malang,Group dari Kota Tangerang,BUMN bahkan Group Reyog Nihongo dari Jepang .kita dapat melihat betapa antusiasnya saudara-saudara kita meski berjarak ribuan kilometre dan melintasi batas negara mereka tetap datang dan menampilkan penampilan terbaik mereka di festival grebeg suro ponorogo.
selamat kepada rekan-rekanrekan volunteer dan panitia yang telah sukses menyelenggarakan event besar ini di festival inilah Irfan bertemu rekan-rekan Fotografer dan team volunteer.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s