Banda Neira jejak kejayaan rempah-rempah di indonesia


Berbicara banda neira tentu tidak terlepas dari pala komoditas inilah yang banyak dicari para pedagang dari seluruh dunia hingga abad 18 M.biji pala pada saat itu harganya sangat mahal sehingga ada ungkapan segenggam pala setara dengan segenggam emas.hal inilah penyebab persaingan keras antara pihak pedagang yang ingin memonopoli perdagangan pala dengan pedagang lainnya maupun dengan dengan penduduk banda yang menimbulkan korban jiwa yang besar dari keduabelah pihak.

kejayaan pala kini tinggal menjadi cerita masa lalu meski masih menjadi komoditas andalan masyarakat banda harga pala tidak setinggi masa lalu dan cenderung fluktuatif.namun kita tetap dapat melihat pohon-pohon pala yang tumbuh di pulau –pulau yang ada di kepulaun banda

banda neira merupakan pulau pusat pemerintahan di kepulauan banda di sinilah dahulu gubernur jenderal VOC berkuasa dan setelah Indonesia merdeka di kota Banda neira inilah kantor camat berada.

banyak bangunan bersejarah yang kita temukan di banda neira  diantaranya

Gereja Tua Banda Neira

gereja tua banda

Menurut sejarahnya gereja tua banda ini dibangun 1600 an dan disebut hollandische kerk namun karena gempa bumi besar yang melanda pulau banda gereja ini ikut hancur bersama bangunan lainnya akhirnya di tahun 1852 gereja pun dibangun kembali dan gereja hasil pembangunan inilah yang sekarang kita saksikan.gereja ini sudah mengalami beberapa perbaikan seperti pada dinding namun untuk jendela,pintu,mimbar dan lonceng gereja masih asli.

Rumah Budaya Banda

rumah budaya banda neira

Mengunjungi rmah budaya banda neira seperti mengunjungi museum mini di rumah tua berasitektur belanda yang merupakan milik keluarga bapak almarhum des alwi pengunjung dapat menyaksikan lukisan,dan benda-benda sejarah masa lalu

Taman Monument Perigi Rante

monumen perigi rante

monumen perigi rante dibangun masyarakat banda sebagai pengingat peristiwa tragis yang terjadi pagi hari tanggal 8 mei tahun 1621 M saat 40 tokoh berpengaruh banda dieksekusi samurai jepang yang menjadi tentara bayaran VOC atas perintah Gubernur Jenderal VOC Jan Pieter Zoon Coen.tujuan eksekusi ini untuk menghilangkan penentang monopoli rempah-rempah yang dipaksakan VOC kepada rakyat Banda.akibat pembunuhan dan tindak kekerasan yang dilakukan VOC kepada rakyat Banda ribuan rakyat banda tewas dan puluhan ribu lainnya mengunngsi keluar Banda sehingga saat itu jumlah penduduk Banda turun drastis.di taman monument ini terdapat sumur berikut alat timbanya yang dipenuhi lumut dan tumbuhan merambat.di dinding terdapat 2 buah prasasti prasati sebelah kiri bertuliskan nama-nama tahanan politik yang dibuang pemerintah Belanda ke Banda total ada 16 tokoh termasuk didalamnya tokoh pergerakan nasional seperti Sutan Sjahrir,Dr.Tjipto Mangunkusumo,dan dr.Mohammad Hatta yang kemudian menjadi wakil presiden RI ke1 mendampingi Ir.Sukarno.di bagian tengah dinding prasasti dengan ukuran paling besar disinilah tercantum nama-nama 40 tokoh banda yang dihukum mati VOC akibat menentang monopoli rempah-rempah yang dipakasakan VOC.di prasasti ini juga tertulis akibat perang VOC melawan rakyat banda tahun 1620-1621 sekitar 6000 rakyat banda terbunuh 789 diasingkan ke Batavia sementara 1700 lainnya melarikan diri ke pulau-pulau lainnya di Maluku.

Benteng Nassau

benteng nassau

Benteng Nassau awalnya dibangun oleh bangsa portugis tahun 1529.tahun 1607 saat VOC menggantikan posisi Portugis sebagai penguasa banda mereka membangun kembali benteng Nassau yang dipimpin oleh lakasamana belanda veerhoven.dua tahun kemudian gubernur jenderal VOC Pieter Both memugar benteng Nassau.gempa yang diakibatkan letusan gunung api yang menghantam pulau banda menghancurkan sebagian besar bagian benteng dan dengan pudarnya pesona perdagangan pala dan rempah-rempah di akhir abad 19 M menyebabkan benteng ini ditinggalkan dan hancur perlahan-lahan

Benteng Belgica

benteng belgica

benteng belgica seperti juga benteng Nassau mengalami beberapa kali pemugaran dan renovasi oleh VOC Belanda shingga semakin luas dan kuat persenjataannya.terutama menjelang konflik VOC Belanda dengan Inggis.meski dianggap sebagai benteng yang kuat namun tanggal 8 maret 1796 benteng Belgica berhasil direbut tentara inggris yang dipimpin kapten cole.( rumah tempat kediaman kapten cole saat di banda dapat kita temui lokasinya dekat rumaha budaya banda neira) setelah inggris meninggalkan pulau banda Belanda kembali menggunakan benteng belgica sebagai pertahanan.

Rumah Pengasingan Sutan Sjahrir

rumah pengasingan sutan syahrir

hanya berselang 1 rumah dari rumah budaya banda
neira. selain terdapat kursi dan meja tamu lukisan wajah sutan sjahrir juga
dipenuhi foto-foto beliau didekat jendela diujung ruangan terdapat gramofon
tua.di ruangan sebelah terdapat lukisan besar yang menggambarakan pertemuan
tokoh-tokoh nasional yang dipimpin sutan sjahrir disinilah runang kerja sutan
sjahrir dimana terdapat mesin tik tua

Rumah Pengasingan Dr.Tjipto Mangunkusumo

rumah pengasingan dr cipto

Rumah Pengasingan Bung Hatta

rumah pengasingan Bung hatta

Rumah ini pernah ditempati Bung Hatta saat
beliau dibuang ke pulau banda pada tahun 1936-1942

Istana mini

istana mini

.istana mini dibangun di abad 16 dan menjadi
kediaman gubernur jenderal VOC Jan Pieter zoon coen sebelum pindah ke Batavia
dan menjadi gubernur jendela VOC disana.dilihat dari waktu pembangunannya dapat
kita ketahui istana mini di banda dibangun lebih awal dari istana merdeka di
Jakarta dan besar kemungkinan arsitektur istana merdeka mengambil contoh dari
istana mini banda.

Kelenteng Sun Tien Kong

klenteng sun tie pekong

Rumah Kampong Adat Naira

Rumah tua ini merupakan kediaman pemimpin
masyarakat di Banda

Rumah Captain Cole

rumah kapten Christopher Colie

Tokoh utama dibalik direbutnya benteng belgica tanggal 8 maret 1796 adalah seorang perwira angkatan laut kerajaan inggris bernama captain.dengan direbutnya benteng belgica tentara inggris memiliki control penuh atas pertahanan pulau banda.hal inilah yang memaksa penguasa belanda di pulau banda menyerah kepada inggris.

Gunung Api Banda

gunung api banda

gunung api banda memberikan berkah bagi penduduk pulau banda dimana hasil letusannya menjadikan lahan di pulau banda subur namun dilain piha juga membaawa bencana kerusakan.letusan gunung banda memporak porandakan pulau banda benteng Nassau,gereja tua banda

Tempat Makan Dan Menginap

1.Hotel Maulana

2.Delfika House 1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s