Pindaya Cave,Myanmar


pindaya cave

Kami tiba di pindaya cave pukul 12.00 am di depan kami berdiri gapura besar tertulis pindaya natural cave.pindaya cave sendiri terletak didalam perut bukit dan untuk mencapainya pengunjung bisa menggunakan lift atau berjalan kaki menyususri tangga

Kami memilih menyusuri tangga karena kami melihat banyak pagoda-pagoda kecil yang dibangun di sisi-sisi jalan menuju keatas dan kemungkinan ada obyek yang meanarik yang dapat kami temui selama perjalanan

Sebelum pintu masuk terdapat patung seorang pangeran yang memegang bususr dan mengarahkan panahnya ke patung laba-laba raksasa saat kami datang 3 gadis suku asli myanmar berfoto didepan patung tersebut

Ada legenda dibalik pindaya cave dan arti kedua patung tersebut dahulu kala ada 7 putri yang ditawan nat berwujud laba-laba raksasa saat berteduh saat terjadi badai beruntung teriakan mereka didengar pangeran kummabhaya dari nyaungshwe yang sedang berada di dekat situ sang pangeran kemudian memanah nat tersebut dan membebaskan ke 7 putri tersebut

Dari atas kami bisa menfoto komplek pagoda yang berada di bawah kaki bukit awalnya kami berencana hendak kesana juga namun mengingat waktu perjalanan kami urungkan

Di deopan masuk gua terdapat 2 patung budha berwarana kuning keemasan dan 1 nat dan batu bertuliskan huruf myanmar

Terdapat 3 gua yang memiliki patung-patung b udha didalamnya namun gua ini merupakan yang terbesar denagn jumlah koleksi yang terbanyak serta lebih mudah dicapai dibanding kedua lokasi lainnya

Nantinya kami berhasil mengunjungi 1 lokasi gua lagi sedang yang 1 nya karena lokasinya yang sulit dibalik bukit serta jauh kami urungkan

Saat kami memasuki gua ini sangat mengagumkan dari seluruh kuil dan pagoda yang kami kunjungi selama ini bila kesuluruhan patung-patung yang ada di kuil dan pagoda tersebut tidaka akan bisa menyamai jumlah patung budha yang ada di gua ini.

Sepanjang mata memanadang hanya ada patung Budha mungkin ada ribuan jumlah patung budha disini dari yang diletakkan dalam ruangan bhakan samapai diletakkan dalam ruang-ruang di dinding-dinding hingga mencapai langit-langit gua. sinar lampu yang dipasang ketika cahayanya mengenai patung menamabah suasana khidmat didalamnya

Terdapat satu pagoda besar yang dikelilingi patung-patung budha ciri khas pagoda di myanmar.

Wisatawan dapat dengan mudah melihat patung-patung tersebut kareana adanaya jalan-jalan kecil dan tangga ke atas

Patung-patung yang berada disisni selain peninggalana abad 18-19 yang ada saat gua ini pertama kali ditemukan juga ada patung-patung baru milik pemeluk agama budha  dari berbagai negara hal ini kami ketahui karena di patung-patung tersebut sering tertulis nama pemilik dan asal negara pemilik ada dari thailand,Vietnam,Singapura,Jepang,korea,USA,eropa,Rusia dll.

Dari ruanagn ini kamai melihat ada ruangan lain letaknya dibawah dengan menuruni tangga kami sampai di ruanagn yang lebih luas disini juga terdapat ribuan patung-patung budha kareana lokasinya sudah lebih masuk dalam perut gua maka terdapat stalagtit dan stalagmit yang kadang meneteskan air sehingga lantai ruangan kadang menjadi basah.

Keluar dari gua ini kami berjalan mengikuti petunjuk panah ke gua lainnya letak gua ini disisi bukit letaknya agak melingkar disisni terdapat patung budha besar yang diapit patung-patung budha yang ukurannya lebih kecil dibanding gua yang sebelumnya kami masuki jumlah patung-patung disini jelas kalah namun disini terdapat patung budha besar yang tidak ada di gua sebelumnya dan bila di gyua sebelumnya patung-patung budha itu diletakkan dalam perut gua maka patung budha disini berada di sisi bukit

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s