Botataung Paya


botataung pagoda

Botataung Paya yang dalam bahasa Burma berarti 1000 perwira militer juga salah salah satu pagoda tertua di yangon bersama sule paya dan shwedagon paya.legenda menyatakan

Ada sebuah kisah dahulu kala saat sang budha sedang bermeditasi di bawah pohon Bodhi (India)  dua bersaudara bernama tapissa dan balikka yang berprofesi sebagai pedagang dari kerajaan diseberang lautan (kini Myanmar) menemui sang budha dan memberikan persembahan berupa kue manis berlapis madu kepada sang budha.

sang budha memberkati pemberian itu dan memberikan 8 lehai rambutnya sebagai hadiah kepada kedua bersaudara tersebut. tapissa dan balikka sangat bergembira atas pemberian sang budha mereka menyimpan 8 helai lembar rambut itu dalam kotak emas dan menyimpannya baik-baik dan hendak mereka persembahkan kepada raja mereka.

saat pulang kembali ke Myanmar bkapal mereka mendarat disuatu kerajaan disini mereka dijamu dengan baik oleh raja setempat mendengar tapissa dan balikka dianugerahi relic suci sang budh raja pun ingin memilikinya dengan alasan hendak melihat relic suci akhirnya sang raja justru merebut 2 helai rambut sang budha.

meski kecewa tapissa dan balikka tidak bisa berbuat apa-apa mereka melanjutkan perjalanan  saat perahu mereka ada di laut lepas tiba-tiba laut bergolak muncullah raja naga dari dasar lautan yang meminta relic suci sang budha kembali tapissa dan balikka menyerahkan 2 helai rambut sang budha agar perjalanan mereka tidak diganggu sang raja naga.

setelah tiba dikerajaan mereka sebelum mereka sempat menghadap sang raja.dua helai rambut sang budhakembali dicuri.

ketika akhirnya sang raja menerima kedua bersaudara di istana di kotak emas dari 8 lembar helai rambut yang sang budha berikan tinggal dua yang tersisa.mendengar kisah perjalanan kedua bersaudara tersebut saat bertemu sang budha dan tentang relic budha yang hilang raja berkata relic suci sang budha yang dicuri maupun diambil paksa akan kembali.

ajaib ketika kotak emas tempat penyimpanan rambut sang Budha itu dibuka jumlah relic suci sang budha kembali ke jumlah awal yaitu 8 lembar rambut sang budha.hal ini tentu menjadi kehebohan seluruh hadirin yang hadir diistana.dan sang raja pun memerintahkan agar dibangun pagoda untuk menyimpan helai rambut sang budha. pagoda inilah yang dikenal dengan nama botataung pagoda.

Botataung paya lebih ramai dibanding sule pagoda meski masih pagi kendaraan-kendaraan pribadi maupun bus-bus wisata terparkir dipinggir jalan dekat pagoda.setiap wisatawan yang hendak masuk membeli tikett masuk USD 3/orang dan menitipkan sepatu mereka di tempat penyimpanan sepatu

Begitu kita masuk kedalam bila kita perhatikan di langit-langit terdapat lukisan-lukisan berisi kisah relic sang budha dan sejarah pendirian Botataung  paya yang ditulis dalam bahasa maanmar dan inggris hingga akhirnya akibat pengeboman RAF saat perang dunia  II botataung paya mengalami kebakaran hebat dan hacur.setelah Myanmar merdeka di tahun  1948 dimulalilah penggalian dan akhirnya botataung paya dibangun kembali dan bangunan pagoda yang ada sekarang merupakan hgasil pembangunan itu.

Dari ruangan ini pengunjung akan memasuki ruangan tempat dimana relic suci sang budha disimpan.relic sang budha diletakkan dalam ruangan khusus dan terkunci pengunjung hanya bisa melihat melalui jendela kecil yang ada.relic sang budha berada dalam kuil mini yang terbuat dari gading dan dihiasi batu-batu mulia seperti permata,intan dan emas

pengunjung akan berkumpul dan berdoa didepan pintu.karena banyaknya pengunjung yang ingin mengambil foto maupun berdoa bagian ini menjadi bagian paling sesak.disarankan setelah selesai mengambil foto maupun berziarah segera berpindah ketempat lain untuk memberi kesempatan bagi peziarah lain.

Didalam rungan ini kita juga kita kan amenemukan patung-patung budha dan patung lainnya serta beberapa benda yang terbuat dari emas yang diletakkan dalam lemari kaca yang terkunci rapat.benda-benda ini merupakan benda-berharga bernilai tinggi yang ditemukan tim arkeologi saat penggalian reruntuhan botataung paya tahun 1948.

sehabis melihat relic suci sang budha kita keluar dan sampai dilapangan dimana botataung pagoda berdiri.tidak jauh dari pagoda ini ada bangunan bercat hijau beratap pagoda yang bila kita lihat di papan yang terletak diatas pintu masuk bertuliskan budha tooth relic pagoda.

saat kita masuk kedalam kita akan menemukan wadah kaca khusus berlapis dua yang diletakkan diatas meja kayu bulat.didalam kaca tersebut terdapat serpihan gigi-gigi yang dianggap milik sang budha.tempat ini relatif lebih sepi hanya ada beberapa wisatawan dan biksu yang sedang bersemadi atau membaca parita.di dinding-dinding ruangan diletakkan patung-patung budha berukuran kecil dalam sikap meditasi terdapat ajaran-ajaran budha yang ditulis dan diletakkan dekat patung-patung tersebut.

Dari sini kita bisa berjalan lurus dan akan tiba di bagian ujung Botataung Paya dimana terdapat jembatan yang melintasi danau kecil yang airnya berwarna hijau.di sebelah kiri terdapat patung kura-kura dan memang banyak kura-kura disini sedang sisi sebelah kanan banyak ikan besar-besar sekilas mirip ikan lele karena juga memiliki sungut di mulutnya.

baik kura-kura dan ikan yang berada di danau ini dianggap suci oleh peziarah. Tidaka ada yang berani mengganggu ikan dan kura-kura di danau ini.beberapapengunjung nampak memberi makan ikan dan kura-kura di danau dengan memberikan potongan roti.

Dari jembatan ini kita akan sampai disebuah kuil kecil disini suasananya sangat ramai daya tarik tempat ini adalah Patung Nat Rohani Bo Bo Gyi yang dipercaya sebagai pelindung botataung paya.

ada hal yang menarik disini umat memberikan persembahan berupa uang kertas ya uang kertas kyat yang dibawa para peziarah akan dimasukkan ke kotak sumbangan nat ini yang ada di depan patung ada juga uang yang dibentuk menjadi mirip daun dan akan peziarah sampirkan di badan patung nat sehingga badan dan sekitar patung nat tersebut penuh dengan uang.

Keluar dari sini kita mengunjungi tempat lain disini terdapat miniture botataung paya diatas meja bundar yang selalu berputar didepannya juga ada meja lebih besar terdapat patung seorang umat sedang menghadap sang budha yang bersemedi dibawah pohon bodhi dan didinding terdapat lukisan-lukisan sang budha dan umat budha tempat  ini dipagari.

tempat ini juga ramai dikunjungi umat.disini umat tidak berdoa namun mencoba peruntungan ya didepan pagar terdapat seorang wanita duduk di depan meja kayu didepan wanita tersebut terdapat tumpukan uang yang dilipat kecil-kecil disini umat akan membeli lipatan uang kecil-kecil itu dan akan melemparkannya ke miniatur pagoda botataung sebab itu banyak lipatan uang yang berserakan ditempat ini.

Tempat lain yang menarik adalah sebuah ruangan cukup luas disini terdapat patung Budha yng duduk diatas singasana patung ini terbuat dari logam yang dilapis emas umat juga berdoa di depan patung budha ini disamping patung ini terdapat penjelasan mengenai sejarah patung ini nama patung ini adalah the royal palace budhis bronze image

dulunya patung ini dibuat di mandalay atas perintah raja mindon min pada tahun 1859 M patung ini hasil pencampuran logam emas,tembaga,perak,besi dan timbal dalam kadar yang berbeda.didalam patung ini raja mindon min menaruh relic suci sang budha.selanjutnya patung ini diletakkan dalam ruangan kaca khusus didalam istana dan menjadi tempat ibadah keluarga kerajaan.

saat tentara inggris menguasai Ibukota kerajaan mandalay tahun 1885 M patung ini dimabil dan dikapalkan ke inggris.tanggal 4 januari 1948 saat Myanmar merdeka pemerintah Myanmar yang baru meminta pemerintah inggris untuk mengembalikan seluruh barang-barang milik kerajaan yang dulu diambil inggris.setelah berada di inggris selama hampir 66 tahun dan dipamerkan di museum Victoria dan albert di kota London akhirnya pada tanggal 7 juni 1951 patung budha ini akhirnya kembali ke Myanmar yang disambut perasaan suka cita seluruh rakyat Myanmar.setelah sempat disimpan di kuil lain untuk sementara waktu akhirnya patung ini menempati tempatnya yang sekarang di botataung pagoda sejak 16 mei 1981.

Alamat : sud ut jalan strand dan jalan botahtaung pagoda kanna blok

Tiket masuk : USD 2/orang atau 20 ribu kyat

Waktu buka : setiap hari termasuk hari libur nasional mulai dari jam 6 pagi-8 malam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s