Maha Aungmye Bonzan biara klasik di kota tua Inwa


bagian depan maha aungmye bonzan

bagian depan maha aungmye bonzan

Inilah tempat pertama yang kami datangi di inwa.kami sampai di Maha Aungmye Bonzan dalam waktu 7 menit dari tempat keberangkatan.dua patung chinthe berdiri sebagai penjaga pintu masuk dan ditengah-tengahnya terdapat tangga yang naik menuju biara berada.sedang disebelah kanan kami berdiri tembok batu bata yang mengelilingi sebuah bangunan dimana puncak sebuah pagoda terlihat.

kita berjalan menaiki tangga dan sebelum sampai di pintu gerbang kita akan melihat sebuah bangunan yang merupakan kantor badan arkeologi Myanmar disini setiap wisatawan yang ingin melihat object-object wisata di inwa harus membayar tiket masuk US$ 10/orang setelah membeli tiket dan menyimpannya kita lanjutkan perjalanan sampai di pintu gerbang berwarna kuning dengan ornament-ornamen Myanmar diatasnya.

keluar dari pintu ini kita bertemu halaman luas disebelah kiri kita terdapat dua patung chinthe besar berwarna putih dan sebuah jalan masuk sedang disampingnya terdapat tembok batubata.bila ingin mengetahui sejarah biara ini disebelah kanan kita terdapat papan berisi sejarah biara ini menurut sejarah biara ini bernama Maha Aungmye Bonzan amun dikenal juga dengan nama lain yaitu Me Nu Oak Kyaung yang berarti biara batubata,biara ini dibangun oleh permaisuri raja bagyidaw yang bernama Nanmadaw Me Nu ditahun 1822 dan sengaja dibangun untuk biksu kerajaan bernama Nyanggan Sayadaw U Po kemudian kepada biksu Nyanggan Sayadaw U Bok.saat gempa bumi besar melanda kawasan ini ditahun 1838 M biara ini jugmengalami kerusakan parah kemudian di tahun 1873 M kerusakan yang dialami biara ini diperbaiki oleh ratu sinphyumashin yang merupakan salah satu permaisuri raja mindon.

Terdapat jalan dari batu bata yang dibuat menjadi lantai yang mengarah langsung ke biara dari sini kita bisa melihat keindahan bangunan ini.kita bisa melihat bangunan biara ini memiliki 4 tingkat.tingkat pertama merupakan dasar dari bangunan ini dengan banyaknya pintu-pintu masuk berukir dari lantai perama ini terdapat tangga naik ke lantai dua dilihat dari depan terdapat dua tangga yang menuju ke lantai dua satu disebelah kiri dan satunya lagi disebelah kanan sedang bagian tengahnya berjejer pintu-pintu berukir.

lantai dua maha aungmye bonzan

lantai dua maha aungmye bonzan

Menaiki tangga dan kita akan sampai di lantai dua. dilantai ini terdapat banyak pintu berukir kita dapat memasuki pintu yang mana saja dan sampai kedalam ruangan.didalam ruangan kami menemukan patu budha dalam ukuran sedang dalam posisi bersila duduk diatas sebuah meja kecil.kami melanjutkan masuk kedalam ternyata didalam banyak pintu-pintu yang mengarah ke ruangan-ruangan lain meski dinding pagoda ini terbuat dari batu bata namun lantainya terbuat dari kayu sehingga saat kita berjalan diatasnya terdengar bunyi derit kayu.disalah satu ruangan kami menemukana patung budha berukuran tinggi dalam posisi berdiri patung ini berdiri diatas singgasana berukir dengan jubbah kuning membungkus tubuh patung ini.

pengunjung hanya bisa berkeliling di lantai dua saja lantai ke tiga sampai kelima tidak bisa dikunjungi tidak ada tangga menuju ke atas.selesai dari lantai dua kita bisa keluar dan turun kembali ke lantai dasar kami sempat mengunjungi lantai dasar ternyata tidaka ada apa-apa disana yang ada hanyalah pintu masuk yang mengarah kedalam mirip lorong.kami keluar dari pagoda ini dan kembalig  menuju ke kereta kuda yang menanti diluar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s