Kaunghmudaw paya pagoda berbalut legenda


kaunghmudaw paya

kaunghmudaw paya

Untuk menuju Kaunghmudaw Paya kita meninggalkan bukit sagaing dan berkendara sekitar 20 menit dan tiba di sebuah jalan besar dari sini ada sebuah jalan lurus cukup besar dari sini terlihat sebuah pagoda besar dengan puncaknya berwarna kuning keemasan.di kiri dan kanan pintu gerbang berdiri dengan gagah dua patung besar chithe.disebelah kiri dan kanan merupakan deretan took-toko penjual souvenir.dari pintu gerbang ke pagoda cukup jauh sampailah kita didepan pagoda didepan kita berdiri 3 pintu masuk berwarna merah dengan .ukiran  keemasan ditepinya.masuk kedalam kita akan melewati deretan para pedagang yang membuka usaha mereka di kiri dan kanan setelah pintu masuk.keluar dari sini kita akan samapai di halaman luas dari sini kita akan bertemu suatu ruangan yang dindingnya tebuat dari kaca-ka berwarna hijau dan diujung ruangan ini ada pintu keruangan lain dimana terdapat patung budha berlapis emas duduk diatas singgasananya.dihalaman inilah pagoda berlapis emas ini berada mengamati bentuk pagoda ini sangat berbeda dengan pagoda-pagoda lain yang ada di Myanmar bila pagoda lainya bentuknya meruncing keatas dan sering terdapat mahkota dipuncaknya di pagoda ini justru membulat dan tidak ada mahkota diujungnya.

Menurut sejarahnya kaunghmudaw paya dibangun di masa pemerintahan raja thalun dimana pembangunan pagoda ini dimulai pada tahun 1636 M dan berakhir ditahun 1648 M

Terdapat legenda mengenai bentuk pagoda Kaunghmudaw Paya yang berbeda dengan pagoda-pagoda lain di Myanmar saat Raja Thalun memerintahkan pembangunan pagoda ini para arsitek dan pekerja bangunan merasa bingung selain karena besarnya bangunan dan ukuran yang harus mereka bangun juga karena merasa luas serta besaran yang diminta sang raja tidak proporsional dalam ilmu bangunan sehingga menurut teori pagoda ini tidak bisa dibangun.dalam kebingungan mereka  dan takut akan murka sang raja karena belum memulai pembangunan para arsitek dan pekerja menghadap sang ratu bagaimanakah seharusnya pagoda ini dibangun.sang ratu mendengarkan keluhan mereka dengan seksama kemudian dia mendapat ide sang ratu membuka membuka blousenya sambil menunjuk dadanya dan berkata seperti bentuk pagodanya.akhirnya dibangunlah kaunghmudaw paya sesuai bentuk dada sang ratu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s