Bagaya Kyaung biara dari kayu jati


bagian depana bagaya monastery

bagian depana bagaya monastery

Inilah lokasi terakhir yang kami kunjungi di inwa dari pagoda Yadana Shmi kereta kuda yang kami naiki tinggal lurus mengikuti jalan aspal yang tadi kami lewati menuju bagaya kyaung.saat kami tiba halaman sudah penuh dengan kereta-kereta kuda yang disewa para wisatawan.kami berjalan masuk dan tiba didepan bangunan bagaya kyaung.

sebelum kami naik tangga menuju lantai atas kami membaca informasi berkaitan pagoda ini.biara bagaya kyaung dibangun tahun 1834 M dimasa pemerintahan raja bagyidaw dan seluruh bagiannya terbuat dari kayu jati terdapat 267 balok kayu jati yang menjadi pondasi bangunan ini.kami mengelilingi pagoda ini dan melihat balok-balok kayu yang dipasang dibawah bangunan ukuran balok kayu ini besar-besar diameternya sama dengan diameter tubuh manusia sedang tinngi balok kayu ini 1,5 kali tinggi manusia meski kayu-kayu jati penopang bangunan ini usianya sudah tua namun masih nampak kokoh. ruangan dibawah bangunan ini kotor banyak sarang laba-laba disini dan gelap.

kamipun naik ke lantai dua disini kami bisa melihat dengan lebih jelas bangunan yang tadi kami lihat dari luar ada satu bangunan utama yang diapit oleh bangunan pendukung yang beratap bertumpuk-tumpuk yang makin mengerucut keatas artsitektur Myanmar dimasa kerajaan.sekeliling bangunan ini dipagari potongan-potongan kayu jati dan balok-balok kayu jati berukuran besar dari pondasi yang menembus lantai ditiap-tiap ujung balok kayu jati besar tersebut diberi pentutup mirip stupa kecil berwarna putih.

bagian dalam bagaya monastery

bagian dalam bagaya monastery

kami memasuki ruangan utama melalui pintu berukir indah dan terdapat patung dewa dari kayu jati diatasnya ruangan ini sangat besar dan luas langit-langitnya pun tinggi jauh lebih tinggi dari langit-langit dari bangunan modern diengah-tengah ruangan balok-balok kayu besar berfungsi bagaikan pembatas ruangan disalah satu sudut terdapat patung budha duduk bersila dengan jubah kuningnya dibelakangnya pagar kayu berukir dua ekor naga dan dekatnya berdiri tiang penopang dengan patung dewa disisinya.ditengah-tengah ruangan terdapat pagar kayu berukir indah dan didalamnya diatas sebuah singgasana duduk patung budha dalam sikap bersila inilah inti dari ruangan ini saat itu wisatawan cukup ramai sehingga ahrus bergantian mengambil foto tempat ini.ruangan ini benar-benar indah kaya akan ukiran berbentuk dewa naga dan juga kisah-kisah yang diukir dengan halus dikayu jati.

ruangan tempat biksu dan anak-anak belajar

ruangan tempat biksu dan anak-anak belajar

Keluar dari bangunan ini kami berjalan menuju ke bangunan yang terletak berhadapan bangunan utama yang baru kami masuki tidak seperti bangunan utama yang penuh ukiran indah dan patung budha disini yang adalah beberapa baris meja dari kayu serta anak-anak sekitar usia sekolah yang duduk dilantai dan mendengarkan pelajaran yang diajarkan biksu senior yang sepertinya merupakan guru disekolah kecil itu sementera di deretan meja belakang duduk dengan khidmat biksu-biksu kecil yang juga mendengarkan pelajaran yang diajarkan kami mengamati sekeliling ruangan ini nampak media belajar berupa poster-poster anatomi tubuh manusia,jenis sayuran-sayuran,jenis burung-burung,abjad dan lainnya.wiasatawan juga ada yang datang kesini ada beberapa wisatawan eropa yang membagikan pensil dan buku-buku kepada anak-anak yang diterima dengan senang hati oleh anak-anak tersebut.para biksu dan anak-anak yang sedang belajar juga menyambut baik turis yang datang dan tidak merasa tertanggu dengan ramainya para turis yang mengambil foto disini.

Kami keluar dari ruangan ini dan saat masih lantai dua kami memandang keluar yang terlihat adalah rimbunnya pohon kelapa yang ada disekitar bangunan biara ini dan reruntuhan bangunan pagoda yang terlihat di kawasan persawahan diujung sana.

Follow pecintawisata di@TMIrfan

lihat galeri foto di fotokita.net/lukisanindonesia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s