Menikmati alam Banyuwangi melalui wisata Lori


Berwisata menikmati keindahan alam tentu sudah biasa tetapi bagaimana bila kita menikmati wisata menyusuri rel kereta api,memasuki lorong kereta api dan melihat pemandangan alam sekeliling menggunakan kereta api kecil yang hanya bisa dimuati beberapa orang yang disebut lori bagi yang menyukai wisata yang berbeda dari wisata biasanya wisata lori dapat dicoba.
Saat perjalanan penulis ke daerah banyuwangi setelah mengunjungi obyek wisata lainnya seperti kawah ijen dan wisata pegunungan ijen.kami mengunjungi stasiun kalibaru di banyuwangi stasiun kalibaru merupakan stasiun kecil dan merupakan stasiun yang berada di jalur lintasan KA Surabaya ke banyuwangi dahulu sebelum era penerbangan tiket murah dimulai jalur ini adalah salah satu jalur favorit wisatawan yang ingin mengunjungi Bali dimana Wisatawan dapat menggunakan KA jurusan jakarta-surabaya setiba di Surabaya perjalanan dilanjutkan dengan KA dari karena setiba dari karena kami tertarik dengan wisata lori yang diadakan di stasiun kalibaru

disana kami bertemu Bapak Agus Supriyadi kepala KA Stasiun Kalibaru yang bertanggungjawab pelaksanaan tour Lori untuk no Stasiun Kalibaru dapat dihubungi di no  0333 897 322 dari beliau kami mendapat penjelasan mengenai lori tour initermasuk lama tour sekitar 1 jam,tempat-tempat yang akan kami lewati dan biayatour Rp 500.000,00

untuk satu lori.satu lori sendiri bisa dimuati 6 orang tentunya
lebih menguntungkan bila kita ikut tour bersama banyak rekan sayang saat itu
kami hanya berdua.

Tour lori sendiri baru akan
dimulai sekitar jam 2 siang saat tidak ada lagi KA api lain seperti Mutiara
Timur melintasi stasiun ini dan jalur yang akan kami leawati sehingga
perjalanan akan lebih nyaman dan aman.sambiul menunggu mulainya tour lori
karena hari masih pagi kami mengunjungi dahulu monumen gerbong maut di
Bondowoso dan makan pagi sekitar jam 12 siang kami telah kembali ke stasiun
kalibaru sebelum tour dimuali kami memiliki kesempatan melihat peratan serta
alat komunikasi KA yang ada di stasiun kalibaru

beberapa alat yang kami temui di stasiun kalibaru seperti telefon,telegraf untuk mengirim dan menerima pesan
dari jarak jauh,morse dengan sandi morse untuk mengirim dan menerima antar
stasiun,untuk menandakan adanya kereta api yang datang digunakan bel selain itu
juga ada sinyal-sinyal khusus yang digunakan.

Tepatjam 2 kereta lori sudah datang setelah petugas komunikasi mencek tidak ada lagi
KA yang akan melintas di jalur yang akan kami lewati dan tanda aman diberikan

Bapak Agus Supriyadi mengangkat bendera dan lori pun perlahan berangkat meninggalkan stasiun kalibaru penulis memilih duduk disamping masinis sehingga memiliki ruang pandang yang lebih jelas untuk mengambil foto sedangkan kawan duduk di belakang bersama seorang pengawas KA dalam perjalanan kami melihat aktivitas keseharian warga yang kebetulan tempat tinggal mereka tidak jauh dari Rel KA warga yang bertani,beternak,berkebun dan berusaha di bidang lainnya suara mesin lori yang tinngi kadang diselingi lengkingan bel agar warga yang kebetulan melintas di jalur Rel KA segera menyingkir lori mebuat percakapan kita dlam lori harus berteriak selepas lingkungan warga lori memasuki daerah perkebunan kopi oh ya daerah banyuwangi teruatam daerah garahan merupakan kawasan perkebunan kopi,coklat serta hutan pinus tidaklah mengherankan di jalan yang lori lewati di pekarangan rumah-rumah warga kita menyaksikan warga menjemur biji-biji kopi dan coklat.


Perjalanan dengan lori sangat mengasikkan lori yang kami tumpangi melewati jalan-jalan rel yang berbelok memasuki lembah bahkan kita dapat melihat langsung dengan jelas saat lori melewati rel yang membentang diatas jurang yang cukup dalam.

sebagai kenang-kenangan kami meminta ijin sebentar sehingga lori berhenti dan kami walau sedikit takut akhirnya tetap mengambil foto berdiri diatas rel ini.setelah itu perjalanan kami lanjutkan beberapa jembatan kami lewati akhirnya kami tiba di terowongan garahan

terowongan ini posisinya diapit dua buah bukit dikanan dan kirinya.di bagian atas tertulis 1910 sedang disisi bawah kiri dan kanannya tertulis angka 1901 dan 1902 mungkin angka diatas menunjukkan tahun pembangunannya terowongan garahan didominasi warna merah dan biru.kami melanjutkan perjalanan dan akhirnya kami tiba di stasiun garahan

di stasiun garahan kami beristirahat sejenak sementara masinis lori melaporkan kondisi selama perjalanan kepada kepala stasiun garahan dsinilah kami mengetahui bahwa selama perjalanan lori petugas KA yang duduk dibelakang juga mengamati kondisi rel dan sinyal KA apakah masih berfungsi baik perlu diperbaiki atau diganti ini sangat penting untuk keamanan dan keselamatan pengguna KA mengingat cukup banyak penumpang KA menggunakan jalur ini.


Disini lori KA diputar arahnya kini kami akan menuju perjalanan pulang memutar arah dikerjakan dengan menggeser lori dan berpindah rel


Dari stasiun garahan perjalanan kami lanjutkan kami melewati terowongan mrawan dan akhirnya kami sampai di stasiun tujuan terakhir stasiun Mrawan

seperti biasa petugas KA yang duduk dibelakang kami memberi laporan kondisi Rel KA kepada kepala stasiun akhirnya kami perjalanan lori tour pun selesai kami tiba kembali di stasiun kalibaru

7 thoughts on “Menikmati alam Banyuwangi melalui wisata Lori

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s