Mengunjungi Balige


Mendengar kata Balige tentu kita merasa asing padahal di kota yang meruapakan bagian dari kabupaten Toba Samosir dimana kita dapat melihat hamparan danau Toba di kejauhan ini terdapat obyek wisata yang amat sayang kita lupakan bila berkunjung ke Sumatera utara

1.Makam Sisingamangaraja besama panglima dan putra-putrinya


Sejarah perjuangan bangsa indonesia mencatat dengan tinta emas di abad 19 meletuslah perang di tanah Batak yang dipimpin oleh seorang raja yang sangat dicintai rakyat dan disegani lawannya yaitu pemerintah pendudukan Belanda yang hendak mengusai tanah Batak beliau adalah Sisingamangaraja ke XXII yang memimpin perjuangan melawan Kerajaan Belanda selama puluhan tahun hingga akhirnya gugur bersama Putrinya Lopian bersama putranya diiringi para panglima perang serta pembesar istana dan perajurit serta rakyat biasa yang tetap setia menemani dan mendukung perjuangan beliau walau harus ditebus dengan kematian mereka.
Gamabaran sikap kepahlawanan dan keberanian yang pantas diteladani siapapun juga.dari dokumen dan berita-berita di surat kabar Belanda yang terbit di Kerajaan Belanda kita mendapat gambaran bahwa pertempuran yang dihadapi Kerajaan Belanda saat berhadapan dengan Sisingamangaraja ke XXII merupakan salah satu pertempuran terhebat yang dihadapi kerajaan Belanda di Indonesia karena lamanya pertempuran yang harus dihadapi hingga puluhan tahun,jumlah korban tewasa dan terluka dari kedua belah pihak,biaya yang telah dikeluarkan dan luasnya area pertempuran selain faktor dukungan daerah lain terhadap perjuangan yang dilakukan Sisingamangaraja ke XXII ini dibuktikan dengan dukungan para raja-raja lain di tanah Batak terhadap Sisingamangaraja ke XXII yang dibuktikan dengan dukungan pemberian tempat berlindung bagi pasukan Sisingamangaraja ke XXII.dukungan pangan bahkan dukungan militer dimana banyak para prajurit dan rakyat dari kerajaan Batak lainnya ikut bertempur disisi pasukan Sisingamangaraja ke XXII melawan tentara kerajaan Belanda.selain mendapat dukungan dari kerajaan sekitar Sisingamangaraja ke XXII juga mendapat dukungan dari Kerajaan Aceh.dukungan kerajaan Aceh sudah berlangsung lama dimana tentara-tentara Sisingamangaraja ke XXII dikirim ke Aceh guna mendapat latihan kemiliteran bahkan banyak tentara-tentara Aceh maupun panglimanya yang menjadi bagian dari pasukan Sisingamangaraja ke XXII dan berjuang bersama ini bisa dibuktikan dengan adanya makam-makam panglima perang Sisingamangaraja ke XXII yang beragama Islam
Kita dapat berziarah ke makam Sisingamangaraja ke XXII yang terletak di daerah soposurung Balige

Foto Makam Sisingamangaraja XII dan Putranya

di dalam komplek terdapat bangunan berbentuk persegi mirip kubus terdiri 3 bagian dimana di bangunan paling tengah merupakan makam Sisingamangaraja ke XXII yang gugur di daerah dairi pada 17 Juni 1907 dikiri dan kanan makam R.Patuan Nagari dan R.Patuan Anggi yang turut gugur bersama Sisingamangaraja ke XXII.selain itu terdapat beberapa banguna lain dengan arsitektur batak salah satunya adalah bangunan yang direncanakan akan menjadi musium Sisingamangaraja ke XXII

Museum Sisingamangaraja XII

saat penulis kesana bangunan ini masih kosong hanya ada lukisan besar Sisingamangaraja ke XXII dan beberapa buah buku didalam rak kaca mengenai Sisingamangaraja ke XXII dan belum adanya petugas yang membantu wiastawan untuk mengenal lebih lanjut Sisingamangaraja ke XXII.

Makam Panglima Perang Sisingamangaraja yang Ikut gugur

terdapat juhg tugu berornamen Batak yang menjadi makam panglima perang Sisingamangaraja ke XXII yang turut gugur bersamanya.

2.Museum TB Silalahi Center dan museum batak

Ingin mengenal suku-suku,adat istiadat,Kebudayaan,bentuk rumah dan kepercayaan yang dianut masyarakat Batak tapi waktu yang kita miliki tidak banyak.jangan khawatir kita dapat mendapatkan jawaban jelas atas dari pertanyaan diatas dengan mengunjungi museum batak yang terletak juga di daerah balige tidak jauh dari museum Sisingamangaraja ke XXII.
Dikawasan ini terdapat dua museum yaitu museum Batak dan TB Silalahi Centre pembangunan kedua buah museum ini merupakan ide dari Bapak TB silalahi putra Batak yang menjadi pejabat tinggi militer dan sipil di pemerintahan beberapa presiden RI yang mewndapat dukungan dari masyarakat Batak dan pemerintah RI dengan tujuan untuk lebih memperkenalkan kebudayaan Batak kepada wisatawan baik asing maupun domestik dan masyarakat Indonesia sendiri.
1.Museum Batak


Kesan kuno dan suram seperti yang pernah kita alami saat memasuki museum lain sirna saat kita memassuki museum Batak.museum yang dibangun di ketinggian dimana pengunjung dapat melihat hamparan sawah yang menghijau dengan kumpulan kerbau yang sedang membajak sawah dengan anak gembala di kejauhan dan pemandangan danau Toba dibelakangnya melalui jendela kaca di tiap lantai maupun dari atas musium.museum batak dibangun dengan gaya aristektur modern.tiap lantai dibagi menjadi bagian-bagian tersendiri ada yang khusus berisi peninggalan yang berkaitan dengan kepercayaan seperti kalender kuno Batak,berkaitan dengan kemiliteran seperti tombak,keris,bendera,pedangdll,ada yang berisi alat-alat rumah tangga,dan juga foto-foto serta boneka setinggi ukuran manusia yang mengenakan pakaian adat dari suku-suku yang mendiami tanah Batak.
Di luar musium Batak terdapat replika rumah-rumah adat dari setiap marga/suku yang ada ditanah Batak.replika ini dibuat menyerupai bangunan aslinya disini kita dapat mengetahui meski bersuku Batak tetapi tetap ada perbedaan dalam marga-marga tersebut.
2.TB Silalahi Centre


TB Silalahi Centre mnyimpan koleksi peribadi Bapak TB Silalahi Centre beliau merupakan putera Batak dan telah berjasa besar kepada bangsa dan negara Indonesia ini dapat dilihat dari rekam jejak karier militer Beliau yang ikut serta dalam penumpasan gerakan separatis di Indonesia,peran Beliau saat menjadi komandan Kontingen Garuda tyang aktif dalam misi perdamaian dibawah naungan Beliau dan jabatan sipil yang pernah beliau pegang yang terlihat dari tanda jasa yang beliau terima.disini kita akan melihat jip militer yang pernah beliau gunakan,seragam militer lengkap dengan tanda kepangkatan,koleksi senapan belaiu mulai dari senapan semiotomatis hingga otomatis.di depan pintu gerbang masuk TB silalahi Centre pengunjung akan disambut patung Bapak TB silalahi yang diiringi singa yang mengaum disampingnya tanda beliau merupakan alumnus Divisi Siliwangi.tidak ketinggalan pula tank,Artileri berat dan helikopter yang pernah menjadi sahabat Beliau semasa aktif di TNI.
Bagi yang mencari suvenir Khas batak di sini juga terdapat pusat penjualan suvenir

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s