Menjelajahi Kota Pematangsiantar


Bila kita menuju Danau Toba dari Kota Medan kita kan melewati kota lain yang cukup ramai dan besar bahlan pada jam pulang kantor maupun berangkat kerja sering terjadi kemacetan inilah Kota Pematang Siantar yang merupakan Kota terbesar ke 2 setelah Kota Medan di Propinsi sumatera Utara

1.Patung Bodhisatva Avalokiteswara/patung Dewi kwan Im


Bila Kota Medan mempunyai Masjid Raya Al mashun dan Istana maimun sebagai simbol kota maka Pematang siantar tidak mau kalah memiliki patung bodhisatva Avalokiteswara atau menurut penganut ajaran Konfusius maupun Buha lebih dikenal dengan patung Dewi Kawan Im yang dipercaya sebagai dewi welas asih.
Yang membanggakan bagi warga pematansiantar patung Dewi Kwan Im ini merupakan patung Dewi Kwan Im yang tertinggi di asia tenggara dan tercatat di Museum rekor Indonesia (Muri) ini tidaklah mengherankan dengan tinggi mencapai 22,8 m sehingga patung ini dapat terlihat dari jauh dan seperti menyambut kedatangan tamu yang memasuki kota pematang siantar.
Di Vihara Budha dan terdapat tangga keatas vihara dimana patung Dewi kwan Im berada sayang saat penulis kesana sedang dilakukan renovasi sehingga pengunjung tidak diijinkan naik keatas selain itu juga hari sudah menjelang sore menjelang tutup vihara sehingga tidak banyak kesempatan untuk mengambil foto
Secara keseluruhan pengunjung dapat melihat puluhan Patung Dewi kwan Im dalam berbagai sikap yang terletak disebuah taman asri disamping Vihara dan terdapat 2 buah patung besar dewa disisi kiri dan kanan dan juga terdapat 12 patung hewan yang merupakan rasi bintang dalam kalender Tiongkok.

2.Roti Ganda


Roti tawar merupakan makanan yang akrab dengan kita berbagai kreasi bisa kita gunakan seperti mencampur dengan meses,selai,kacang dll.bagi yang ingin menikmati kelezatan Roti ganda setelah melewati Patung Dewi Kwan Im arahkan kendaraan anda menuju Jl.sutomo jalan ini merupakan jalan yang akan dilewati saat kita menuju kekawasan parapat tempat Danua Toba berada Toko Roti Genda terdapat di deretan toko-toko di pinggir jalan dan ada plabg besar bertuliskan Roti Genda untuk memudahkan pembeli mencarinya.meski toko Roti ini terlihat kecil tetapi pembeli sedang mengantri terlihat padat bahkan hingga keluar toko ini dialami penulis sendiri yang harus rela menunggu giliran untuk dapat membawa roti tawar berisi meses dan selai srikaya.di Toko Genda pilihan isi untuk roti tawar hanya ada 2 meses atau selai srikaya dan keduanya terasa pas di lidah khusus untuk selai srikaya Roti Genda membuat sendiri selainya sehingga rasanya selalu segar.
Bila melihat disekitar Toko Roti Genda juga terdapat toko roti yang lain tetapi yang paling ramai tetap Toko Roti Genda padahal bila melihat dari usianya Toko Roti ini sudah lebih dari 32 tahun tepatnya berdiri semenjak pertengahan tahun 1979.
Dari keberhasilan Toko Roti Genda tetap menjaga kepuasan dan kesetiaan pelanggannya walau dengan resep yang amat sederhana roti tawar berisi selai srikaya dan meses kita dapat mengambil manfaat dalam menjalankan bisnis kita

3 thoughts on “Menjelajahi Kota Pematangsiantar

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s