Jelajah Budaya,Sejarah dan Kuliner kalimantan selatan hari ke 3


Kami Bangun di pagi hari check out dari hotel tujuan hari ini ke pasar Terapung Kuin kami menuju dermaga perahu klotok di depan Masjid Sultan Suriansyah. disana sudah ada perahu klotok yang akan membawa kami

langit masih gelap saat perahu klotok yang kami tumpangi meninggalakan dermaga sepanjang perjalanan kami melihat rumah-rumah yang dbangun diatas sungai.Kota Banjarmasin dialiri puluhan sungai dan banyak warga memabangun rumah,tempat ibadah,warung diatas sungai Bahkan pemerintah juga membangun perpustakaan terapung disini.

Di pasar terapung Kuin jumlah pedagang yang transaksi di pasar terapung tidaklah begitu banyak sehingga ada gurauan lebih banyak wisatawan dibanding pedagangnya tapi disinilah pengalaman pertama kali kami makan soto banjar diatas restoran terapung pengalaman tidak terlupakan menikmati soto Banjar yang nikmat diatas kapal dan mengikuti irama perahu yang bergoyang ditengah sungai Barito yang luas.

jam 8 pagi para pedagang mulai meninggalkan lokasi pasar terapung kamipun segera menuju tujuan kedua pulau Kaget temapat tinggal kera ekor panjang dan terdapat vihara yang dikeramatkan di Pulau Kaget kera-keranya sangat heboh pertama kali perahu klotok yang kami tumpangi merapat di dermaga kera Pulau Kaget telah menyambut kedatangan kami dengan naik ke atap klotok bahkan beberapa kera telihat tercebur ke air tapi dengan segera kera-kera tersebut keluar dari air dan menyambut pengunjung yang hadir disertai jeritan kaget dari pengunjung kera-kera terdapat dimana mana di tangga dermaga,di pohon bakau,di jalan menuju loket pembelian karcis dan diseluruh area Pulau Kaget Pulau Kaget cukup asri dengan pepohonan bakau yang rindang di tengah-tengah pulau Kaget terdapat vihara pemujaan denagan hio dan patung 2 ekor kera yang berperan sebagai penjaga Pulau Kaget untuk keliling pulau kami mengambil guide Beliau menyarankan agar dompet,HP,kacamata dilepas sebab beberapa kali kera disiini cukup usil dan mengambil barang-barang milik pengunjung untuk memudahkan mengambil foto mereka tentunya kita perlu pancingan maka kita membeli kacang dengan kacang ditangan kera-kera tertarik mendekati kami kami di Pulau Kaget selama ½ jam

kami lalu menuju ke pulau Kembang tempat tinggal bekantan.Bekantan merupakan maskot dan dayab tarik wisatawan mengunjungi Kalimantan kera berekor putih panjang dengan warna bulu kemerahan dan hidung yang mancung perut buncit dan wajah yang unik disebut juga kera Belanda oleh warga sekitar sedang kita lebih mengenalnya dengan nama kera dufan karena tentunya kita mengenalnya melalui maskot Dunia Fantasi

Bekantan merupakan hewan yang pemalu bila mereka melihat kedatangan manusia atau mendengar suara mesin perahu kelotok yang bising mereka akan segera lari dan menyembunyikan diri kedalam hutan atau naik ke dahan tertinggi pohon.mungkin itulah mengapa kita tidak dapat mngambil foto Bekantan selama berada di kalimantan selatan.Bekantan umunmya mencari makanan di pagi hari atau sore hari menjelang matahri terbenam itulah mengapa banyak fotografer/wisatawan mendapatkan gambar Bekantan disaat itu.populasi Bekantan dari tahun ketahun menurun secara drastis dikarenakan pembukaan hutan,Polusi,pemburuan illegal oleh manusia diharapkan usaha pemerintah didukung kesadaran masyarakat yang lebih konkret untuk menjamin keberlangsungan hidup Bekantan dan mencegah kepunahan Bekantan dari kekayaan fauna Indonesia karena itulah Pemerintah Indonesia telah menyatakan Bekantan sebagai satwa yang dilindungi.

Menjelang tengah hari kami menuju rumah makan soto banjar yangh terkenal RM Soto Banjar Pak Amat yang terletak di pinggir sungai Barito karena terletak di pinggir sungai Barito RM ini juga memiliki dermaga kecil RM ini selalu ramai setiap saat

Tidak jauh dari RM ini terdapat musium Wasaka dengan arsitektur rumah adat Banjar kuno di musium ini disimpan koleksi dan benda-benda peninggalan jaman perjuangan dan perang kemerdekaan RI dari tahun 1945-1949 berupa senjata dan peralatan  militer yang direbut pihak pejuang kemerdekaan RI dari berupa senapan,granat,mortir,ranjau dan senjata tradisional bangsa Indonesia seperti keris,mandau,pedang,kelewang,sumpit serta peralatan pendukung mesin tik kuno,jam kuno dll foto-foto pahalawan Kalimantan selatan seperti Kolonel Hassan Basry yang merupakan gubernur pertama RI dan pimpinan perjuangan rakyat kalimantan Selatan beliau juga yang membacakan proklamasi kesetiaan rakyat Kalimantan selatan terhadap RI disaat RI harus mengakui perjanjian Renville yang isinya sangat merugikan RI karena secara defacto dan de jure pemerintah Belanda mengakui wilayah RI hanya meliputi jawa,sumatra dan Madura dan bali otomatis wilayah Kalimantan,Sulawesi,Maluku,Irian dan bagian Indonesia timur lainnya masuk kedalam wilayah belanda dan untuk memecah persatuan RI belanda juga mendirikan negara-negara boneka yang dipimpin pendukung kolonialis Belanda dengan kedok Negara Federalis Kolonel Hassan Basry dengan tegas menolak ide ini dan tetap menyatakan kesetiaannya bahwa kalimantan selatan adalah bagian tidak terpisahkan dari negara kesatuan RI dan terus mengobarkan semangat rakyat Kalimantan Selatan untuk terus berjuang melawan tentara pendudukan Belanda ini hingga pengakuan kedaulatan RI tahun 1949 setealah perang kemerdekaan Beliau mendarmakan baktinya kepada Ibu pertiwi dengan membangun Kalimantan selatan untuk jasanya ini Pemerintah RI mengunugerahi pahlawan Nasional.

Setelah menaruh barang di hotel sore harinya kami menuju jembatan barito salah satu jembatan terpanjang di Indonesia yang melintasi sungai barito seperti jembatan ampera yang membelah kota Musi dan jembatan suramadu yang menghubungkan kota surabaya dengan madura jembatan Barito merupakan landmark kota banjarmasin dan banyak keluarga bekumpul mengambil foto serta menikmati makanan kecil di pinggir jembatan ini samabil menyaksikan matahari terbenam untuk makan malam kami menuju RM lontong Orari yang terkenal

Berakhirlah perjalanan hari ke 3 bersambung ke hari ke 4

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s